Puisi Anak: Pak Pos

Setiap pagi
dia menyapa para tetangga
riang menebar senyuman
setumpuk surat di boncengan
motornya mengelilingi desa
harap-harap cemas diriku
datangnya sepucuk surat
dari sahabat pena
bawa kabar dari seberang benua
Hmmmm....tapi itu semua
adalah cerita mama
bersahabat dengan kertas dan perangko
yang tak pernah kurasakan
duniaku adalah dunia maya
yang menyapaku nyaris tanpa jeda
Dia yang rambutnya telah memutih
masih setia menyapa
mama, tetangga, aku dan teman-temanku
walaupun jumlah surat di boncengan tak seberapa
riang senyumnya tak pernah sirna
(undil - 2013)

0 komentar:

Post a Comment