Puisi Anak: Sepatu Tua

Sebuah sepatu tergolek di selokan,
kotor, suram, bermandi lumpur,
tali-talinya sudah terbelah,
kulitnya compang camping,
solnya mangap, jebat, dan jebol.

Tapi jangan ragukan jasanya,
andai dia punya perasaan,
dia tidak akan sedih, tidak juga menderita,
karena di masa lalunya dia telah berguna,
bersahabat dengan kaki pemiliknya,
bertahun-tahun setia dalam tugasnya,
menemani sang kaki pergi kemana-mana,
Kini tiba masanya
merelakan tugasnya
bagi sepatu yang lebih muda 
(undil-2013)

0 komentar:

Post a Comment