Dulu kau bilang ingin bahagia selamanya...

Dulu kau bilang ingin bahagia selamanya,
sampai jadi kakek dan nenek,
lalu kau sadari takdir siang dan malam,
adalah selalu berganti-ganti,
dan kita dibekali rasa sabar dan syukur,
untuk meniti dua kutub
 
Kini kau bilang yang penting kebaikan,
berada di jalan terang,
meniti jalan lurus kebaikan,
dalam silih bergantinya dua kutub,
rasa sedih dan bahagia
(Undil-2016)

0 komentar:

Post a Comment