Puisi tentang TV: Di Bawah Duli Sang Maharadja

Setiap pagi
Setiap sore dan
Setiap malam
Tak lupa aku menghadapmu

Untuk mendengarkan segala kata-katamu
Untuk mendengarkan cerita-ceritamu
Untuk mendengar bisik-bisikmu
Mendengar kabar-kabar baik
maupun kabar-kabar buruk darimu

Sungguh!
Kurelakan waktuku untukmu
Bahkan kugeser jadwal-jadwalku
Kuatur lagi janji-janjiku
hanya untuk menghadapmu

Kukorbankan
waktu belajarku,
waktu untuk keluargaku,
waktu untuk sahabatku,
untuk dapat bersamamu

Begitu besar pengorbananku
Tak pernah terpikir olehku
untuk menuntutmu
agar lebih memperhatikan keinginanku
Tak pernah terlintas
untuk bandingkan waktuku untukmu
dengan manfaatnya buatku

Yang kupikir hanya Satu
menghadapmu di setiap waktu
Untuk duduk dengan takzim
dan mendengarkan titah-titahmu

duhai Sang Baginda Maharadja :
Pesawat Televisi di rumahku

2 comments:

  1. Excellent, love it! » »

    ReplyDelete
  2. That's a great story. Waiting for more. » »

    ReplyDelete