Dongeng Sang Kancil dan Siput Berlomba Lari (1)

Perlombaan lari antara Kancil dan Siput baru saja usai. Tidak seperti yang diduga para penghuni hutan yang menonton pertandingan, Kancil dengan mudah mengalahkan Siput.

Kancil yang cerdik lari sekencang-kencangnya dan dalam sekejap memenangkan pertandingan. Berbeda dengan mitos bahwa kancil dapat dengan mudah dikalahkan siput karena tidur dan bermalas-malasan selama pertandingan. Kancil kiwari bukannya tidur selama bertanding, tetapi tidur-tiduran setelah memenangkan pertandingan.

Kemudian sambil tidur-tiduran di garis finish, Sang Kancil menonton Siput yang berjalan lambat-lambat menuju garis finish. Air matanya bercucuran karena Siput merasa gagal mempertahankan mitos Keluarga Siput yang turun temurun tidak terkalahkan oleh kancil.

Siput merasa dirinya tak berguna lagi setelah kegagalan itu. Tak ada artinya lagi kehadirannya di tengah-tengah dinasti siput yang tersohor sebagai penakluk para kancil dalam lomba lari. Apa arti dirinya setelah kalah dalam lomba lari.

Siput merasa harus meratapi nasibnya yang malang. Kini segalanya telah berubah. Bangsa kancil sudah tidak seperti dulu lagi. Baru disadarinya telah bertahun-tahun Kancil Tua menggunakan tangan besi untuk mendidik kancil-kancil yunior agar tidak bermalas-malasan.

“Kancil lambat akan diterkam macan, Kancil bodoh akan dimakan buaya dan Kancil malas akan dipermalukan siput” kata-kata itulah yang selalu di dengungkan Kancil Tua pada kancil-kancil muda yang membuat mereka tak punya pilihan lagi kecuali bekerja keras untuk menjadi cepat, pintar dan rajin. Siput sering mendengar desas-desus tentang kebijakan yang diambil oleh si Kancil Tua, namun baru kali ini dia melihat efeknya.

Sistem aristokrasi yang dibangun oleh Kancil Tua telah membuat kancil-kancil muda harus memenuhi tiga kualitas itu agar diterima di keluarganya. Seekor kancil hanya boleh diterima sebagai Keluarga Kancil bila memenuhi persyaratan disiplin dan etika sebagai kancil. Yaitu cepat, pintar dan rajin.

Kancil yang tidak memiliki salah satu dari tiga karakter kancil itu masih disebut sebagai “kancal”. Sebutan itu diambil dari urutan huruf vokal a-i-u-e-o. Vokal sebelum i adalah vokal a. Artinya seekor Kancal belum layak digelari kancil sejati.

Seperangkat etika yang dibangun sesepuh kancil itu membuat kancil-kancil menjadi binatang pilihan. Tidak sembarangan binatang layak disebut kancil sekalipun secara biologis dia adalah kancil. Hanya kancil yang terlatih baik, berdisiplin dan tunduk pada etika kancil yang boleh disebut kancil.


Tentu saja para kancil muda memetik hasilnya. Mereka perlahan-lahan mematahkan mitos-mitos tentang kancil. Citra kancil sebagai tukang tipu sekarang berubah menjadi kancil yang cerdas dan bijaksana. Citra kancil yang pemalas sekarang berubah menjadi kancil yang rajin dan ringan tangan. Reputasi Kancil yang suka mencuri timun sekarang dikenal sebagai bintang yang tak mau mencuri, bahkan suka membagi-bagi ketimun dan juga ilmu pengetahuan.

Kebijaksanaan Sang Kancil yang tersohor diseluruh hutan membuat Siput yang kalah dalam pertandingan lari itu tak malu untuk meminta nasehat. Siput datang sambil tersedu-sedan meminta pencerahan pada Sang Kancil tentang rahasia kekalahannya.

Apa yang sebaiknya dia lakukan untuk menebus kekalahannya. Apa yang membuatnya kalah, dan bagaimana caranya agar bisa menang dalam pertandingan berikutnya. Pertanyaan-pertanyaan yang dengan senang hati dijawab oleh Sang Kancil (undil feb08).  




Koleksi Dongeng Sang Kancil

Dongeng Sang Kancil dan Siput Berlomba lari (1)
Dongeng Sang Kancil dan Siput Berlomba lari (2)
Dongeng Sang Kancil dan Siput Lomba lari (3)

Dongeng Sang Kancil, Kerbau dan Buaya (1)
Dongeng Sang Kancil, Kerbau dan Buaya (2) Dongeng Sang Kancil dan Buaya (1)
Dongeng Sang Kancil dan Buaya (2)
Dongeng Sang Kancil dan Buaya (3)
Dongeng Sang Kancil dan Buaya (4)
Dongeng Sang Kancil dan Gong Ajaib
Dongeng Sang Kancil Mencuri Timun

tags: cerita anak, cerita pendek, cerpen, cerita kancil

Lirik Lagu Keren: Ayat-ayat Cinta

Desir pasir di padang tandus
segar sang pemikiran hati
terkisahku di antara cinta yang rumit

Bila keyakinanku datang
kasih bukan sekedar cinta
pengorbanan cinta yang agung
kupertaruhkan

Maafkan bila ku tak sempurna
cinta ini tak mungkin kucegah
Ayat-ayat cinta bercerita
cintaku padamu

Bila bahagia mulai menyentuh
seakan kubisa hidup lebih lama
Namun harus kutinggalkan cinta
ketika kubersujud

soundtrack film ayat-ayat cinta

^_^

Apa siy yang lebih besar daripada cinta?. Adakah sesuatu yang lebih besar dari cinta suci yang abadi?. Adakah sesuatu yang lebih perkasa daripada cinta? Jawabnya Ada!! Ada yang jauh lebih besar dari cinta! Bukan saja lebih besar daripada cinta, Dia lebih agung, lebih suci dan tak akan tertandingi oleh cinta yang paling besar dan paling abadi sekalipun!

Dia adalah Tuhan Yang Maha Perkasa, Tuhan yang menguasai nasib segala makhluk di muka bumi, mulai dari manusia hingga debu-debu kosmik yang berterbangan di ruang angkasa. Tuhan Maha Pengasih yang melimpahi rahmatnya pada seluruh penghuni langit dan bumi. Tuhan yang menjamin kebahagiaan abadi di surga bagi manusia-manusia yang memberikan cinta dan kepatuhan pada-Nya.

^_^

Dalam Ayat-ayat Cinta diceritakan Maria yang sedang sakit keras mendapati keinginannya untuk menikah dengan orang yang dikasihinya terkabul. Di tengah badannya yang sekarat, bahagia mulai merayapi hatinya ketika cintanya bersambut dan disatukan dalam satu ikatan suci. Simak cuplikan novel Ayat-ayat Cinta halaman 401-402 berikut ini:

“Apa yang bisa kulakukan untukmu, Maria?”

“Bantulah aku berwudhu. Aku masih mencium bau surga. Wanginya merasuk ke dalam sukma. Aku ingin masuk kedalamnya. Di sana aku berjanji untuk mempersiapkan segalanya dan menunggumu untuk bercinta. Memadu kasih dalam cahaya kesucian dan kerelaan Tuhan selama-lamanya. “Suamiku bantu aku berwudhu sekarang juga”.

Aku menuruti keinginan Maria. dengan sekuat tenaga aku membopong Maria yang kurus kering ke kamar mandi. Aisha membantu membawakan tiang infus. Dengan tetap kubopong, Maria diwudhui oleh Aisha. Setelah selesai, Maria kembali kubaringkan di atas kasur seperti semula. Dia menatapku dengan sorot mata bercahaya. Bibirnya tersenyum lebih indah dari biasanya. Lalu dengan suara lirih yang keluar dari relung jiwa ia berkata,

Asyhadu an laa ilaaha illallah
wa asyhadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh!

Ia tetap tersenyum. Menatapku tiada berkedip....

^_^

Novel best seller peraih Pena Award Novel Terpuji Nasional 2005 itu, kini dibuat film dan telah diputar di bioskop-bioskop. Simak komentar Helvy Tiana Rosa terhadap novel ini,

“Novel yang tidak klise dan tidak terduga pada setiap babnya. Habiburrahman El Shirazy dengan sangat meyakinkan mengajak kita menyelusuri lekuk Mesir yang eksotis itu, tanpa lelah. Tak sampai disitu, Ayat-ayat Cinta mengajak kita untuk lebih jernih, lebih cerdas dalam memahami cakrawala keislaman, kehidupan dan juga cinta”


http://www.rizkyonline.com/Rossa/Rossa-Ayat-Ayat-Cinta.html

Kunjungi juga : Beberapa Review dan Kisah dibalik Produksi Ayat-ayat Cinta






Sahabat Terbaik

Aku Sahabat terbaikmu
Selalu menurut apa yang kau mau
Mengerjakan semua tugasmu
Tak pernah mengeluh atau melawanmu
Aku selalu siap menjagamu
dalam suka dan terutama dalam duka
Tak salah bila kau selalu andalkan aku
untuk menyelesaikan urusan-urusanmu

Sadarkah kau siapakah aku, Sahabat terbaikmu?

Aku tak lain adalah kedua tangan dan kakimu

Puisi Ulang Tahun

Sekian tahun sudah kehadiranmu mempengaruhi orang-orang sekitarmu,
dan setiap perbuatanmu telah membentuk karaktermu,
dan setiap langkahmu telah membawamu mendekati atau menjauhi
cita-citamu,
dan kelak...
setiap tarikan nafasmu akan dimintai pertanggungjawabannya,
untuk menentukan tempatmu di alam yang abadi...

Selamat Ulang Tahun
Semoga langkah-langkahmu semakin matang
dan selalu membawamu ke arah yang lebih baik.

tags: puisi ulang tahun, ucapan ulang tahun

Pak Harto dan Dokter-dokter Indonesia

Salah satu hal yang mungkin kurang diperhatikan orang pada saat dirawatnya mantan Presiden Suharto di Rumah Sakit Pertamina adalah asal negara dokter-dokter yang menangani Sang Jendral yang namanya mulai dikenal luas setelah berhasil menggagalkan kudeta berdarah PKI pada tahun 1965.

Dokter-dokter yang merawat tokoh yang sukses memberangus pengaruh partai komunis – partai yang akhirnya mengalami kehancuran gara-gara dua kali gagal (1948 & 1965) merebut kekuasaan ini -- semuanya berasal dari Indonesia.

Yah, Pak Harto bukan saja tidak minta dirawat di Rumah Sakit di Singapura atau di negara-negara Eropa atau Amerika Utara -- yang artinya percaya pada kualitas rumah sakit Indonesia – tetapi juga percaya pada kemampuan dokter-dokter Indonesia.

Saya juga baru “ngeh” fenomena itu setelah membaca kliping berita di Koran Sindo (29/01/2008 Koran Sindo) yang mengungkapkan fakta itu.

Salah satu dokter yang merawat Pak Harto adalah dr. Joko Raharjo yang berhasil memasang alat pacu jantung (CRT) pada bulan Mei 2001. Ahli jantung yang mengajar di FK Unpad itu menyatakan pengalaman memasang alat pacu jantung di tubuh Pak Harto adalah sebuah pengalaman yang tidak terlupakan. Menurut anggota tim dokter kepresidenan yang lain – ahli anestesi dr. Christian A. Johannes -- Pak Harto pernah berkata “Siapa yang akan mempercayai dokter Indonesia kalau bukan presidennya”.

Sebuah fenomena menarik ditengah munculnya rumah sakit-rumah sakit negeri tetangga yang mulai menarik minat pasien-pasien dari Indonesia.

Bacaan :
Koran Sindo 29/01/2008, Pak Harto: Siapa Lagi yang Percaya Dokter Indonesia kalau Bukan Presidennya.







Detective Monk : Selalu Ada Tempat Buat Semua Orang (2)

It’s a jungle out there
Disorder and confusion everywhere
No one seems to care
Well I do
Hey, Who’s in charge here
It’s a jungle out there
Poison in every air we breath
You know what’s in the water that you drink?
Well I do
It’s amazing
People think I’m crazy
‘cause I worry all the time
If you paid attention you’d be worried, too.
You better pay attention
Or this world we love so much
might just kill you
I could be wrong now
But I don’t think so
‘cause there’s a a jungle out there
It’s a jungle out there

Hutan rimba di luar sana
Kekacauan dan kebingungan dimana-mana
Tidak seorangpun peduli
Hanya aku yang peduli
Hai, siapa yang bertugas disini
Hutan rimba di luar sana
Polusi udara di setiap tarikan nafas
Kamu tahu ada apa di air yang kau minum?
Hanya aku yang peduli
Sungguh mengherankan
Orang mengira aku gila
karena aku selalu khawatir sepanjang waktu
Seandainya kamu mau waspada
kamu juga akan khawatir seperti aku
Sebaiknya waspadalah kamu
atau dunia yang sangat kita cintai ini
tiba-tiba membunuhmu
Saya bisa saja salah
Tapi saya rasa, saya-lah yang benar
karena rimba raya di luar sana
Rimba raya di luar sana

Soundtrack Detective Monk

^_^

Sekilas orang bisa mengira Monk akan tersingkir dari dunia kerja karena perilakunya yang aneh. Namun pada kenyataannya dia berhasil mendapatkan pekerjaan, bahkan sangat dibutuhkan oleh kepolisian kota.

Setiap orang punya tempat dalam bumi yang bulat ini. Tuhan menciptakan manusia berbeda-beda dan semua memiliki tempat di dalam masyarakat. Tentunya hal ini tidak berlaku bagi orang-orang yang “kelainannya” menyimpang dari ajaran-ajaran moral, seperti tukang mencuri atau berjudi.

Orang bodoh, orang pintar, orang cekatan, pemberani, pelupa, hati-hati semua memiliki kursi masing-masing. Mungkin perbedaannya adalah kecepatan dalam meraih sesuatu.

Seorang yang cerdas dan cekatan akan menyelesaikan masalahnya lebih cepat daripada seorang kurang cerdas dan agak lamban. Namun keduanya mampu menyelesaikan masalahnya – hanya beda waktunya saja.

Demikian juga dengan keberanian untuk melakukan sesuatu. Seorang anak pemberani akan berani pergi ke kamar mandi sendiri pada umur 4 tahun. Seorang anak yang lebih penakut mungkin baru pada umur 10 tahun berani melakukannya.

Seorang mahasiswa yang kreatif dan pemberani mungkin akan merintis bekerja pada saat masih kuliah, sementara yang lain mungkin baru beberapa bulan setelah lulus mulai bekerja. Namun pada akhirnya keduanya akan sama-sama bekerja dan berkontribusi pada masyarakat.

Satu hal yang menarik adalah walaupun pada akhirnya orang akan meraih sesuatu yang serupa, setiap orang memiliki kecepatan yang berbeda-beda untuk mendapatkannya (Nae-06).



Posting ini sebenarnya adalah retouching posting serupa tahun 2006


Detective Monk : Selalu Ada Tempat Buat Semua Orang (1)

People think I’m crazy
‘cause I worry all the time
If you paid attention you’d be worried, too.
You better pay attention
Or this world we love so much
might just kill you

Orang mengira aku gila
karena aku selalu khawatir sepanjang waktu
Seandainya waspada ada pada dirimu
kamu juga akan khawatir seperti aku
Dan sebaiknya berhati-hatilah kamu
atau dunia yang sangat kita cintai ini
diam-diam akan membunuhmu

^_^

Lirik diatas adalah petikan soundtrack Film Seri Detektif Monk. Serial ini menceritakan kehidupan seorang detektif jenius yang selalu berhasil memecahkan kasus-kasus rumit yang dihadapinya.

Nama lengkapnya Adrian Monk. Bekas detektif polisi brilian yang juga merangkap menjadi dosen di akademi polisi. Namun satu kasus kejahatan yang merenggut nyawa istrinya membuatnya shock – dan merubah Monk menjadi pengidap sejenis kelainan jiwa yang disebut obsessive – compulsive.

Kini Monk menjadi seorang yang sering melakukan sesuatu berulang-ulang, mengidap kegilaan pada keteraturan, dan juga terobsesi dengan kesimetrisan.

Memilih adalah sebuah perjuangan berat baginya. Meskipun hanya sekedar memilih pensil warna biru atau hitam. Monk juga memiliki merek tertentu untuk air minum dalam kemasan, dan tidak mau minum merek lain walaupun sebenarnya isinya sama-sama air putih. Bila melihat sesuatu diletakkan tidak simetris dia ingin membuatnya menjadi simetris.

Juga bila melihat keganjilan, misalnya melihat orang mengenakan kemeja dengan krah terlipat dia akan segera membetulkannya tanpa menghiraukan “kekagetan” orang yang memakainya. Monk juga gila sanitasi. Dia selalu meminta tisue antiseptik pada Sharona untuk menyeka tangannya sehabis berjabat tangan dengan orang lain.

Walaupun demikian, Monk dengan segala kelainan jiwanya tidak serta merta tersingkir dari dunia luar. Dia bahkan menjadi detektif langganan polisi San Fransisco. Terutama untuk memecahkan kasus-kasus rumit yang membutuhkan analisa yang tajam.

Dari pekerjaan itulah Monk mendapat penghasilan, sekaligus membayar asisten yang merangkap menjadi sopir pribadi sekaligus “baby sitter” bagi dirinya. Kepolisian-pun sangat terbantu dengan keberhasilan Monk memecahkan kasus-kasus kejahatan yang terjadi di San Fransisco (nae-06).


Posting ini adalah retouching atas posting tahun 2006 dengan judul yang sama.

Mengapa Daun Teh Tubruk Terapung?

Saat membuat teh tubruk (membuat teh dengan langsung meletakkan teh di dalam gelas (bukan teh celup loh), terus dituangi air panas), aku sering mendapati daun-daun teh masih banyak yang terapung di permukaan gelas.

Alhasil aku harus membuang teh-teh yang masih terapung sebelum meminumnya, dan kemudian "acara" minum teh-ku terganggu oleh daun-daun teh yang ikut masuk ke dalam mulut saat menyeruput teh panas.

Pada awalnya aku menganggap hal itu biasa saja, sebagai konsekuensi kenikmatan teh tubruk. Belakangan aku tahu penyebabnya setelah dispenser yang biasa kugunakan membuat teh panas rusak.

Sebelum dispenser selesai diperbaiki -- aku minum teh menggunakan air yang dipanaskan dengan heater. Berbeda dengan teh tubruk versi dispenser, teh tubruk versi heater hanya memiliki sedikit daun teh yang terapung. Kebanyakan teh tenggelam di dasar gelas.

Jadilah aku baru menyadari bahwa daun teh yang terapung bukanlah semata-mata karena faktor teh tubruk, tapi juga dipengaruhi oleh suhu air. Suhu air di dispenser yang aku gunakan lebih rendah dibanding suhu air panas dari heater. Dus lebih banyak daun teh yang terapung.

Moral dari cerita ini:
Suhu air yang kurang panas membuat daun-daun teh terapung ~_^





Google dan Kita (12) Simbiosis Google & Database Perusahaan III

Maka yang dilakukan Irpan adalah membersihkan cartridge RO dengan menggunakan asam sitrat untuk menghilangkan karbon, dilanjutkan menggunakan asam nitrat untuk menghilangkan kalsium. Sesuai hasil kombinasi data dari Google yang memberi informasi spesifikasi bahan kimia pencuci RO dan dari database internal yang memberi informasi jenis-jenis kerak yang terjadi di mesin-mesin yang bersentuhan dengan air di wilayah itu.

Seperti yang diduganya, dua macam pembersihan itu memberi hasil yang sangat memuaskan. Mesin RO kembali normal seperti sediakala.

Belakangan terbukti hasil uji kerak di laboratorium menunjukkan bahwa penyusun kerak cartridge RO mayoritas berupa karbon dan sejumlah kecil kalsium. Jadi perkiraan berdasarkan database internal perusahaan tidak berbeda dengan data hasil pengujian. Database internal telah menghemat waktu Irpan.

^_^

Pengalaman Irpan adalah salah satu contoh bahwa kombinasi data yang diperoleh dari Google dengan database internal perusahaan akan menghasilkan sebuah informasi baru yang aplikatif – sesuai dengan yang dibutuhkan untuk memecahkan masalah. Simbiosis Google dengan database internal adalah sebuah tools yang sangat powerful -- termasuk bagi operator di lapangan dalam usaha menyelesaikan masalah-masalah yang terjadi dalam pekerjaan sehari-hari (undil).


CATATAN:

Google

Yang dimaksud Google disini adalah mesin pencari (search engine) yang ada di Internet seperti Yahoo, MSN dan Google. Karena Google adalah yang paling populer, paling sederhana, paling praktis dan menurut saya paling baik, maka saya memakainya sebagai kata ganti untuk mesin pencari.





Google dan Kita (11) Simbiosis Google & Database Perusahaan II

Irpan harus mencari sendiri jenis pengotor pada mesinnya. Cara yang paling logis adalah mengambil sampel kerak cartridge dan mengirimkannya ke tempat pengujian air untuk mengidentifikasi jenis mineral yang membentuk kerak.

Hal itu telah dilakukan Irpan – tapi hasilnya akan memakan waktu. Bila hanya mengandalkan hasil pengujian tersebut Irpan tidak bisa melakukan apa-apa sebelum keluar hasil uji.

Untunglah ada database internal milik perusahaan air minum tempat Irpan bekerja yang merupakan holding company yang terdiri atas berbagai jenis perusahaan di kota-kota kecil di wilayah itu. Data base tersebut berisi pengalaman-pengalaman operasional semua anak perusahaan sejak 10 tahun silam kala database mulai dirintis. Berkat database internal, Irpan tak perlu menunggu.

Irpan mengakses database lewat internet dan mendapatkan informasi bahwa rata-rata mesin-mesin yang kontak dengan air di wilayah itu mengalami pengerakan yang disebabkan oleh keberadaan kalsium dan karbon.

Berbekal data tersebut, Irpan berani mengambil kesimpulan bahwa pengerakan di cartridge RO-nya pasti tidak akan jauh beda dengan mesin-mesin lain karena properti air di wilayah itu relatif sama.

Maka yang dilakukannya adalah membersihkan cartridge RO dengan menggunakan asam sitrat untuk menghilangkan karbon, dilanjutkan menggunakan asam nitrat untuk menghilangkan kalsium (Undil-08).

Kucingku Telu : Bahagia yang Sederhana

Kucingku telu
Kabeh lemu-lemu
Sing siji abang lan
sing loro klawu
Tak pakani lontong
Kabeh meong-meong
Atiku seneng
aku nganti ndomblong

kid song

^_^

Kucingku tiga
Semua gendut-gendut
Yang satu merah dan
yang dua abu-abu.
Kuberi makan lontong
Semua mengeong-ngeong
Hatiku amat senang
hingga aku terpana.


Ternyata untuk berbahagia itu sederhana saja. Seperti cerita anak kecil yang punya tiga ekor kucing yang gemuk-gemuk dan sehat. Kesenangan datang saat dia memberi makan lontong pada ketiga kucingnya. Sambil mengeong-ngeong kucing-kucing itu makan dengan lahap lontong yang disajikan untuknya.

Hah lontong? Yap ternyata kucing dalam lagu itu telah mengalami domestikasi sehingga bukan lagi karnivora murni. Kucing itu sudah bisa makan lontong, alias nasi yang biasa untuk teman makan sate. Yah nggak harus makan daging, makanan seadanya di rumah si kucing juga udah mau.

Lagu ini secara umum menggambarkan betapa mudahnya seorang anak kecil untuk menjadi senang. Dia tidak harus memiliki mainan yang komplek dan rumit atau harus diajak bertamasya ke tempat-tempat menakjubkan. Kesenangan hadir di rumah. Hadir pada moment sangat sederhana. Yakni saat dia memberi makan ketiga ekor kucingnya.


Google dan Kita (10) Simbiosis Google & Database Perusahaan

Simbiosis Google dengan data internal adalah sebuah tools yang sangat powerful -- termasuk bagi operator di lapangan dalam usaha menyesuaikan diri dengan perubahan teknologi yang berlangsung cepat di dunia industri

^_^

Mendapati flow mesin Reverse Osmosis (RO) mulai mengalami penurunan – Pakacil Irpan yang bekerja di satu cabang perusahaan air minum di sebuah kota kecil -- bermaksud melakukan pencucian kimia terhadap cartridge filter RO.

Keberadaan kerak yang mulai menyelimuti cartridge RO telah menyebabkan flow permeat yang dihasilkan menurun, tekanan feed water naik dan pompa feed water bekerja lebih keras.

Dengan dilakukan pembersihan kimiawi diharapkan kerak terlepas dan cartridge filter kembali bersih sehingga flow permeat kembali normal, tekanan feed water berkurang dan pompa bekerja normal.

Dengan bantuan Google dan manual alat – Irpan mendapatkan informasi jenis-jenis bahan kimia yang dapat digunakan untuk mencuci filter dan spesialisasinya. Misalnya asam sitrat untuk menghilangkan pengotor berupa karbon; asam nitrat untuk membersihkan kalsium; dan caustic soda untuk menyapu pengotor berupa silt, silika & biofilm.

Google juga memberi informasi plus minus setiap bahan kimia yang digunakan. Juga informasi kecocokan (kompatibilitas) dan ketahanan setiap jenis cartridge filter RO terhadap bahan kimia dan pH larutan pencuci. Di Google juga tersedia informasi bahan kimia instant yang telah didesain khusus untuk mengoptimalkan proses pembersihan cartridge RO. Irpan bisa memilih bahan kimia mana yang diinginkannya.

Masalahnya adalah Irpan tidak tahu jenis kerak apa yang menyelimuti cartridge. Google dan manual alat bisa memberitahu Irpan bagaimana cara membersihkan cartridge berdasar jenis pengotornya -- tetapi mereka tidak bisa memberitahu pengotor apa yang ada pada cartridge saat ini (undil-08)